Selasa, 18 November 2014

1. Peran dan tanggung jawab manajer keuangan

Peran dang tanggung jawab manajer keuangan meliputi perolehan dana, pengumpulan dana, pembayaran utang perusahaan, pengendalian keseimbangan kas perusahaan, serta perencanaan kebutuhan keuangan secara keseluruhan, Tanggung jawab utamanya adalah meningkatkan nilai perusahaan atau dengan kata lain bagaimana meningkatkan kesejahteraan para pemegang saham perusahaan.

1.1 Penganggaran modal (Capital Budgeting)

Penganggaran modal adalah seluruh proses perencanaan dan pengambilan keputusan yang berkenaan dengan pengeluaran dana yang jangka waktu pengambilannya melebihi satu tahun.

1.2 Penggolongan investasi aktiva tetap dan pemilihan alternative 

Tesedia berbagai cara penggolongan usulan investasu dalam aktiva tetap, diantaranya adalah :

- Investasi pengganitan

- Invesstasi penambahan kapasitas

-  Investasi penambahan jenis produk baru

- Investasi lain-lain

1.3 Metode penilaian investasi

Beberapa penggolongan metode yang dapat digunakan dengan kelebihan serta kelemahannya masing-masing akan di bahas pada bagian berikut :

- Metode yang mendasarkan perhitungan atas keuntungan akuntasi,
Contoh : average rate of return (Accounting Rate of Return)

- Metode yang mendasarkan perhitungan atas dasar cash flow (Arus kas)
Contoh : Pay back periode method, internal rate of return, net present value, dan profitability index

1.4 Arus kas masuk (Cash flow)

Setiap usulan pengeluaran modal (Capital Expenditure) selalu mengandung dua macam aliran kas, yaitu :
- Aliran kas keluar neto (Net Cash outflow), Yaitu aliran uang tunai yang di butuhkan unuk investasi baru

- Aliran kas masuk neto (Net cash Inflow), yaitu aliran uang tunai masuk sebagai hasil dari investasi baru dan sering pula, disebut net cash proceed / proceeds/

1.5 Metode accounting rate of return / average rate of return

Metode inii menggunakan presentase keuntungan netto setelah pajak atas investasi awal atau reta-rata investasi awal. data keuntungan dalam perhitungan ini di peroleh dari reported accounting income (Laba dari pembukuan akuntansi)

Kelebihan dari metode ini adalah :
- Sederhana dan mudah di mengerti

- Metode ini menggunakan data akuntansi yang sudah tersedia sehingga tidak memerlukan perhitungan tambahan

Kekurangan dari metode ini adalah :
- Tidak memperhitungkan "time value of money"

- Menitikberatkan pada laba akuntansi dan bukan pada arus kas dari investasi yang bersangkutan

- merupakan pendekatan jangka pendek dengan menggunakan angka rata-rata yang dapat di sesuaikan

- Kurang memperhitungkan jangka waktu investasi

1.6 Metode masa pengembalian investasi (Payback period method)

Metode ini mendasarkan perhitungan pada arus kas investasi. Dalam metode ini akan di hitung, berapa lama arus kas masuk dapat menutupi aliran kas keluar yang di pakai sebagai investasi awalnya.

Salah satu kebaikan metode payback period adalah mudah di mengerti dan mudah di terapkan. Sedangkan kelamahan dari metode  ini adalah :

- Mengabaikan permintaan permintaan investasi atau proceedds yang di peroleh sesudah payback period terccapai, sehingga kriteria ini bukan alat pengukur profitability, melainkan hanya alat pengukur rapidty kembalinya dana.

-  Metode ini juga mengabaikan time value of money (nilaii waktu dari uang )

1.7 Metode Net Present Value

Net present value adalah metode yang cukup populer digunakan dalam penilaian investasi karena mampu mengatasi kelemahan dari metode penilaian lain, yaitu memperhatikan nilai waktu dari uang (Time value of money).

Net present value atau Nilai Barang Bersih dari suatu investasi di definisikan sebagai pengurangan dari present value cassh inflow (proceeds) dikurangi dengan present value cash outflow (Outlays)

                                                    NPV = PV Proceeds - PV Outlays

1.8 Metode profitability index

Metode ini memiliki keleebihan dan kelemahan yang hampir sama dengan metode NVP. menurut metode ini, sebuah usulan investasi akan di terima apabila angka Profitability index (PI) dari usulan tersebut besar atau sama dengan satu. Metode ini dapat menjadi pelengkap bagi perhitungan dalam menentukan usulan investasi mana yang akan di pilih apabila perusahaan memilik keterbatasan dana.

Perhitungan yang tidak di peroleh NVP Dapat kita pergunakan lebih lanjut untuk menghitung PI. Proyek dengan NVP Sama dengan nol akan menghasilkan PI sama dengan satu

                                                           P =  PV Proceeds 
                                                                   PV Outlays

1.9 Metode internal rate of return (IRR)

IRR dapat di definisikan sebagai tingkat bunga yang akan menjadikan nilai sekarang dari proceeds yang di harapkan akan di terima (PV of Proceeds) Sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal (OV Outlays). Dengan perkataan lain internal rate of return adalah suatu tingkat bunga atau tingnkat diskonto uang menghasilkan NPV suatu investasi sama dengan nol.  Internal rate of return dapat di cari dengan trial and eror atau dengan menggunakan financial calculator .

2. Perencanaan Keuangan (Financial Planing)

2.1 Mengapa Perusahaan Membutuhkan Dana 

Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran : Pengeluaran jangka pendek atau operasional (short termloperating expenditures) dan pengeluaran jangka panjang (long term/capital expenditures)

2.1.1 Pengeluaran jangka pendek 

Pengeluaran jangka pendek adalah pengeluaran yang muncul dalam aktifitas bisnis sehari-hari. pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang di tanamkan pada persediaan (Baik persediaan bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi), Pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan, serta biaya operasi lainnya.

2.1.2 Pengeluaran jangka panjang

Sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionalnya, perusahan juga membutuhkan dana untuk membiayai pengeluaran aktiva tetap. aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki nilai dan masa pemakaian panjang.

2.2 Pembiayaan perusahaan (Coorporate Financing)

Dilihat dari jangka waktunya, sumber dana di bedakan menjadi sumber dana jangka pendek dan sumber dana jangka panjang. sedangkan asal sumber dana di bedakan menjadi sumber dana internal (dari dalam perusahaan) laba di tahan ( retainde erannigng), Saham biasa (common stock), dan sumber eksternal (dari luar perusahaan)

Sumber-sumber dana jangka pendek meliputi :

- Trade credit (Utang dagang)

- pinjaman bank jangka pendek dengan jaminan (secured short term loan)

- Pinjaman jangka pendek tanpa jaminan (Unsecrued short term loan)

- Letter of credit

- Commercial paper

- Factoring

Sumber-Sumber dana jangka panjang .

Pada umumnya perusahaaan membutuhkan jangka panjang untuk membiayai pengeluaran jangka panjangnya, seperti pembelian aktiva tetap. Pencarian dana jangka panjang ini dapat di perolej dari luar perusahaan berupa pembiayaan melalui utang (Debt finanching) maupun dari dalam perusahaan dengan pembelanjaan sendiri dari modal (equity Finanching).

Pembiayaan melalui utang meliputi 

- Untang jangka panjang, dan

Obligasi perusahaan

Pembiayaan dengan modal senidiri meliputu

- Saham biasa (common stock), dan

- Laba ditahan

Pembiayaan dengan obligasi yang dapat di konversi (Convertible bond)

Convertible bond adalah penerbitan obligasi perusahaan mengandung pilihan bagi pemegangnya, sehingga setelah jangka waktu tertentu dan di penuhinya syarat tertentu dapat di konversikan menjadi saham biasa.


SUMBER : Buku Pengantar Bisnis (M.fuad, Christine H., Nurlela, Sugiarto, Paulus,Y.E.F) Gramedia 2000

0 komentar:

Posting Komentar